7 Langkah Perbaikan Komputer Tidak Bisa Booting Atau Sering Restart

Posted by Simawar Enterprise on

Assalamu’alaikum Warrohmatuloh Wabarokatuh

https://www.mawarnada.com
Ilustrasi
Semua yang tertulis disini adalah pengalaman pribadi jadi semua langkah yang dilakukan bukan suatu standar perbaikan, karena setiap kerusakan kemungkinan ada perbedaan dalam penanganya.

Dari pengalaman penulis beberapa kejadian didominasi oleh kerusakan ataupun ketidak cocokan RAM, VGA, Harddisk dan software yang tidak sesuai spesifikasinya dengan komputer atau laptop yang kita miliki.

Sebagai contoh dalam masalah software saya pernah mendapatkan komputer Intel Pentium IV 2.8Ghz, Ram 256mb, VGA onboard dengan masalah booting lama. Bahkan  gagal booting dan sering restart disebabkan tidak cocoknya pemasangan salah satu anti virus. Jadi setiap pemasangan aplikasi atau software perhatikan spesifikasi hardware yang dibutuhkanya.

Untuk melakukan langkah perbaikan alangkah baiknya memperhatikan hal berikut ini : 
• Sebelum bongkar pasang hardware biasakan komputer/laptop dalam keadaan mati (OFF), atau lebih baik cabut supply tegangan listriknya dari stop kontak.

Baca pula tips menarik lainnya :
Cara Mudah Perbaikan Memory atau Hardisk Yang Minta di Format

Langkah Perbaikan
1. Perhatikan semua konektor, soket, baut motherboard dalam posisi baik tidak longgar.
2. Periksa Pungsi dan Posisi Kipas (Fan) baik yang terpasang di casing, VGA ataupun prosessor
3. Bila RAM terpasang lebih dari satu coba cabut yang lainnya sehingga terpasang hanya satu saja dan bila gejala tetap sama tukar RAM dengan yang lainnya ataupun coba pasang di slot berbeda.

- Perhatikan spesifikasi dan kapasitas RAM kemungkinan spesifikasi tidak sesuai dengan rekomendasi motherboard ataupun kapasitas terlalu kecil. Karena dengan gejala tidak bisa booting ataupun sering restart tidak selamanya RAM tersebut rusak tapi karena tidak cocok atau perlu dibersihkan saja.
-  Periksa kondisi pin slot RAM di motherboard, bersihkan pin RAM dengan penghapus pensil dan yakinkan bahwa penempatan posisi RAM baik dan terkunci. 

4. Bila gejala tetap sama periksa VGA eksternal. Pernah ditemukan dengan masalah seperti point no .2, ada beberapa elko regulator VGA yang rusak.
Biasanya 1000uF-6.3V atau 1500uF-6.3V kering/bengkak. Silahkan coba dengan VGA onboard dan kalau berjalan normal, coba pasang kembali VGA eksternal dengan mengganti dahulu elkonya.

5. Periksa tegangan Power Suply Unit (PSU) atau kalau ada silahkan coba dengan power supply yang lain. Periksa sumber tegangan listrik PLN karena untuk wilayah tertentu ada yang bertegangan 165 VAC (Dibawah 200 VAC) yang bisa menimbulkan Gagal booting atau sering restart.

6. Harddisk juga bisa menyebabkan gagal booting ataupun sering restart dan cara praktis adalah mencoba menggunakan Harddisk lain yang dianggap sehat. hal ini biasanya karena bad sektor, aplikasi (Software) yang crash, kerusakan system.

- Bila gejala pada harddisk bisa dilakukan dengan uninstall aplikasi/program yang rusak, recovery system, mengaktifkan system restore ataupun instal ulang (Diluar kerusakan fisik harddisk). 

7. Ini merupakan langkah terakhir yang pernah saya lakukan sekaligus dengan tujuan perawatan namun perlu hati-hati. Lakukan pencucian Motherboard dengan detergen sampai bersih, semprot menggunakan kompresor kemudian jemur sampai kering.

- Cabut dahulu jumper dan Baterry Cmos
- Hati-hati angin kompresor jangan terlalu keras karena bisa mencabut komponen/chips jenis SMD (Surface Mount Device).

Dari beberapa langkah di atas terutama point 1 s/d 6 bisa dilakukan secara acak/tidak berurutan tergantung perkiraan dan kemungkinan penyebab kerusakan kecuali untuk langkah point 7 sering saya lakukan hanya untuk perawatan saja untuk kondisi motherboard super kotor.

Lakukan dengan kehati hatian, semua uraian di atas hanya tips dan segala resiko merupakan tanggung jawab sendir pembaca, atau lebih baik serahkan pada ahli perbaikanya.

Wassalamu’alaikum Warrohmatuloh Wabarokatuh.

Sebelumnya
« Prev Post
Berikutnya
Next Post »

Artikel terkait

10:54:00 PM